BERBAGI

Beberapa waktu yg lalu, publik dikejutkan oleh pemberitaan bahwa perangkat Samsung Galaxy Samsung Note 7 sudah meledak ketika dicharge.

Bagaimana bisa?

Laporan yg diturunkan oleh Yonhap News Agency (1/9), beredarnya kabar tersebut membuat Samsung segera bertindak cepat. Perusahaan yang berasal Korea Selatan itu segera menghentikan pengiriman perangkat tersebut bagi dikerjakan pengujian ulang.

Dari hasil pengujian tersebut, ternyata ditemukan bahwa baterai yg digunakan oleh hampir seluruh Galaxy Note 7 mengalami kerusakan. Akibatnya, Samsung melakukan penarikan kembali smartphone tersebut dari pasaran di awal minggu ini.

Ini dapat menjadi mimpi buruk buat Samsung karena pada 7 September mendatang, Apple secara resmi mulai merilis jagoan terbarunya, yakni iPhone 7. Kita segala tahu bahwa beberapa perusahaan ini sedang bertarung bagi menjaring konsumen di segala dunia. Kejadian ini telak mulai merugikan Samsung.

Bahkan sejak penarikan yg dikerjakan Samsung, perusahaan ini sudah kehilangan USD 7 Miliar yg setara dengan Rp 92,7 triliun. Wow!Baca juga:
Ini alasan tes kecepatan Samsung Galaxy Note 7 dan iPhone 6s sia-sia
Ini wujud canggih Samsung Galaxy Note 7
Penyempurnaan pemindai iris Samsung butuh waktu lima tahun
Samsung Galaxy Note 7 resmi masuk Indonesia
Klaim layar Samsung Galaxy Note 7 mudah tergores hanya mitos?

Baca Juga:  Google Akui Tak Cantumkan Nama Palestina Di Google Maps

Sumber: http://www.merdeka.com

2 KOMENTAR

  1. Samsung sih ada2 aja, mulai dari note 5 sudah dapat banyak cacian karena built in battery-nya, dan sampe sekarang note 4 masih yang terbaik dikelas note.

    Coba kalau batre bisa dicabut pasang, dia cuma tinggal replace batre-nya doang.

    Sayang banget ane ngebet sama S Pen-nya note 7 karena pointed dipakai gambar pasti enak banget, ngga offset.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.