BERBAGI

Komponen Bisnis Online Pada Toko Online- Membangun website bisnis online yang handal dan fokus pada kepentingan bisnis serta mengutamakan pelayanan yang terbaik bagi kemudahan, kenyamanan serta keamanan berbisnis dan bertransaksi harus mempersiapkan komponen-komponen berikut ini:

cara usaha tanpa modal_1

1. Toko Online

Toko online harus dipersiapkan secara khusus untuk keperluan bisnis online, dimulai dari desain, fasilitas serta konten atau isi yang benar-benar mencerminkan presentasi bisnis yang baik

yaitu mudah digunakan, informasi yang lengkap mengenai produk dan disusun secara sistematik sehingga konsumen merasa nyaman menggunakannya sekalipun konsumen tersebut masih awam menggunakan toko online.

Website bisnis yang disusun secara sistematik dengan pengelompokan produk (kategori) yang baik akan memudahkan konsumen dalam mencari produk yang mereka inginkan,

hal ini berguna agar proses transaksi pembelian lebih cepat terwujud

dibanding website yang penyusunan kategori nya kurang baik sehingga menyulitkan konsumen dalam mencari produk dimana

hal ini bisa membuat konsumen bosan dan tidak menutup kemungkinan akan segera pergi mencari website lain.

Baca Juga:  3 Kiat Sukses Memulai Bisnis Online Shop

2. Produsen / Distributor Produk / Reseller

Produsen atau pihak yang mengeluarkan produk merupakan salah satu komponen yang harus ada dalam website bisnis (e-commerce) khususnya website yang menjualkan produk mereka.

Bisnis yang memproduksi produk sendiri tidak memerlukan produsen karena ia merupakan produsen produk yang dijual.

Jika kamu adalah Produsen, maka komponen penting dalam bisnis online kamu adalah Reseller.

3. Konsumen

Konsumen merupakan salah satu komponen dalam bisnis online.

Konsumen atau pengunjung dan pengguna website e-commerce harus mendapat perhatian yang utama sehingga website e-commerce diupayakan didesain dan diberi fasilitas yang dapat memudahkan konsumen dalam mencari dan menemukan produk yang mereka butuhkan.

Website e-commerce harus mengutamakan pelayanan yang terbaik bagi konsumen.

Fasilitas yang berhubungan dengan penyediaan informasi produk, mudah ditemukan di mesin pencari Google , link yang mudah terhubung dengan cepat ke berbagai produk,

kemudahan sistem pembayaran atau sistem transaksi, dan kemudahan system komunikasi yang interaktif dengan konsumen.

4. Bank

Salah satu komponen e-commerce yang berkaitan dengan sistem transaksi dan pembayaran adalah bank.

Baca Juga:  21 Peluang Usaha Online Tanpa Modal yang Menjanjikan

Bank diperlukan dalam sistem e-commerce terutama untuk validasi pada penggunaan kartu kredit dalam transaksi tersebut.

5. Ekspedisi Jasa pengiriman barang

Produk yang dibeli oleh konsumen pada akhirnya harus segera dikirimkan kepada mereka,

hal ini dilakukan setelah konsumen mentransfer uang seharga produk kepada penjual produk atau pemilik website.

Pengiriman produk biasanya dilakukan oleh perusahaan yang bergerak dalam jasa pengiriman barang (shipping company).

Pemilik web e-commerce sebaiknya mempunyai link dengan perusahaan shipping company tersebut sehingga ia dapat mengetahui posisi barang ketika melakukan pengiriman.

Pembeli seringkali menanyakan apa barang sudah dikirim dan saat ini posisi barang sudah dimana,

ketika pertanyaan ini muncul pemilik web dapat menanyakan hal ini kepada admin perusahaan shipping company secara online sehingga informasi dapat segera diperoleh dan secepatnya diberitahukan kepada konsumen agar ia tenang.

6. Legalitas

Legalitas diperlukan oleh website e-commerce yang besar atau menjual multi produk berupa sertifkat digital yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki otoritas khusus.

Legalitas ini diperlukan untuk memperoleh ijin transaksi yang biasanya dilakukan antar Negara dimana konsumen berada di luar negeri atau di negara yang berbeda untuk menjamin keamanan transaksi.

Baca Juga:  Strategi Pengembangan Bisnis di Internet

Incoming search terms:

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.