BERBAGI

Memiliki keyword yang kompetitif adalah hal penting dan menjadi dasar bagi kelangsungan sebuah website. Untuk menguasai keyword kompetitif tentu kita harus menganalisa terlebih dahulu tingkat kesulitan persaingan suatu keyword.

Bagi kita yang sedang membangun sebuah website atau blog baru, menganalisa persaingan keyword adalah suatu keharusan, berbeda dengan website besar yang pada umumnya sudah tidak lagi mengkhawatirkan persaingan keyword ini.

Seperti yang kita ketahui, Website yang baru dibuat, berumur kurang dari 6 bulan biasanya tidak akan langsung mendapatkan peringkat tinggi terutama ketika bersaing dengan website yang umurnya lebih tua. Ini disebabkan karena Google belum mempercayai website atau blog kita.

competitor-analysis

Oleh karena itu ada baiknya jika kita mencari keyword dengan tingkat persaingan rendah terlebih dahulu. Dengan mencari keyword yang memiliki persaingan yang rendah diharapkan website baru yang kita buat tersebut masih bisa mendatangkan banyak pengunjung tanpa membutuhkan waktu lama.

Nah, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menganalisa tingkat kesulitan persaingan keyword di dalam SEO:

1. Dengan menginstall MozBar atau SEOQuake

Keduanya adalah alat untuk mengetahui tingkat kesulitan sebuah keyword. Dengan menggunakan tool ini kita dapat mengetahui sejumlah website yang menguasai halaman pertama di mesin pencari google apakah termasuk website besar atau bukan.

Oleh karena itu, tentu kita sangat membutuhkan tool ini. Install-lah salah satu saja, jangan keduanya. Gambarannya seperti ini, bila kita ingin menginstall MozBar maka kita akan menemukan sejumlah angka-angka yang lebih sedikit. Angka yang muncul di MozBar adalah angka yang penting saja. tool ini lebih simple dan cocok bagi kita yang baru memahami SEO.

Berbeda dengan SEOQuake, tool ini memunculkan angka yang lebih banyak dibandingkan dengan MozBar. Kedua tool ini dapat diinstall secara gratis. Ketika salah satu tool sudah terisntall maka silahkan melakukan pencarian di Google, maka kita akan melihat tampilan seperti di bawah ini:

Baca Juga:  Cara Mencari dan Memilih Long Tail Keyword Bernilai Tinggi

a) Untuk MozBar:

Screen Shot 12-28-15 at 11.44 AM

b) Untuk SEOQuake:

Screen Shot 12-28-15 at 11.50 AM

2.Lihat angka PageRank (PR) atau PA dan DA

Screen Shot 12-28-15 at 11.50 AM

PageRank (PR) adalah angka yang menunjukkan tingginya tingkat reputasi website yang dibuat resmi oleh Google. Angkanya hanya berkisar antara 0-10, n/a adalah website yang belum mempunyai PageRank.

PA atau Page Authority adalah angka yang menunjukkan tingginya tingkat reputasi sebuah halaman website. Angkanya berada di kisaran 0-100 dan dibuat oleh MozBar. Angka ini bukanlah angka resmi yang dibuat oleh Google.

Sedangkan DA atau Domain Authority adalah angka yang menunjukkan tingginya tingkat reputasi sebuah domain. DA ini mirip dengan PA tetapi DA untuk keseluruhan domainnya.

Ketiga istilah ini digunakan untuk mengetahui seberapa sulit persaingan dalam sebuah website.

Semakin tinggi nilai PR, PA dan DA maka semakin sulit tingkat persaingannya.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa sebuah website yang memiliki angka PR, PA dan DA yang tinggi maka website tersebut adalah website yang baik kualitasnya dan sudah dipercaya oleh Google.

Persaingan website yang tergolong rendah umumnya berada di kisaran angka PA dan DA di bawah 25.

3.Lihat Kuantitas dan Kualitas Backlink

BL

Backlink adalah tolak ukur lainnya untuk melihat peringkat website di mesin pencari. Kita harus mengetahui jumlah dan kualitas website si pesaing, seperti anchor text dan sebagainya.

Backlink juga mempengaruhi angka PR, PA dan DA sebuah website. Semakin banyak backlink maka akan semakin sulit persaingan suatu keyword.

Gambar di atas adalah tampilan yang dihasilkan oleh SEOQuake (kiri) dan MozBar (kanan). Dalam SEOQuake:

  • L  : Jumlah backlink yang mengarah ke halaman tersebut
  • LD: Jumlah backlink yang mengarah ke seluruh domain tersebut.
Baca Juga:  Apa itu Riset Keyword dan Bagaimana Cara Melakukannya

Dalam MozBar terbagi menjadi dua bagian, bagian kiri adalah jumlah halaman yang memberikan backlink ke halaman tersebut dan bagian kanan adalah jumlah halaman yang memberikan backlink mengarah keseluruhan domain tersebut. Sedangkan RDs (Root Domains) adalah jumlah domain yang memberikan backlink.

4. Lihat judul dan topik kontennya.

Ini adalah cara manual yang bisa kita lakukan, cara ini dipakai untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara apa yang kita cari melalui keyword dengan hasil yang ditampilkan oleh Google. Cara ini bisa mengevaluasi keyword kita, bila kita memiliki konten yang sesuai dengan keyword, maka kita tentu bisa mengalahkan website pesaing hanya dalam hitungan hari.

5. Lihat langsung kualitas konten dan websitenya.

Google akan selalu menampilkan website dengan konten yang terbaik di posisi teratas. Maka cara termudah dan terakurat yang bisa kita lakukan tanpa menggunakan tool apapun adalah dengan membaca konten dari masing-masing website yang berada di halaman pertama Google.

Sebuah konten bisa saja tidak bagus meski angka PA/DA nya besar dan backlinknya banyak, dan hal ini merupakan sebuah kesempatan yang baik untuk kita bisa mengalahkan mereka dengan cara membuat konten yang lebih berkualitas.

6. Analisa banyak keyword sekaligus

Tentu akan sangat merepotkan bila kita menganalisa banyak keyword para pesaing dalam satu waktu.

Oleh karena itu gunakan Term Explorer, tool ini bisa kita gunakan sebagai acuan untuk mengeliminasi keyword-keyword yang terlalu sulit.

Skalanya antara 1-10, meski tidak akurat 100% tetapi alat ini bisa bekerja seperti Google Keyword Planner.

Term Explorer ini juga bisa kita gunakan untuk mencari keyword baru dan volume pencarian per bulannya. Tool ini sebenarnya berbayar, tapi kita masih bisa mendaftar di versi gratisnya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan